BANTEN EKSPRES.COM – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menegaskan pentingnya memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan dalam menjawab berbagai tantangan serta meningkatkan manfaat pembangunan bagi masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Benyamin saat menghadiri pelantikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Tangerang Selatan masa khidmat 2026–2031 di Graha Aswaja NU 2, Pondok Aren, Sabtu (8/8/2026).
Dalam agenda tersebut, Benyamin hadir bersama Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan untuk menyaksikan pelantikan jajaran kepengurusan baru PCNU Kota Tangerang Selatan.
Baca Juga:
Cegah Stunting Makin Parah, Tangsel Intervensi 60 Anak di Serpong Selama 56 Hari
Pilar: Sampah Jadi Prioritas, Lahan Puspem Ditunda Demi Proyek PSEL
Menurut Benyamin, pelantikan kepengurusan baru PCNU bukan sekadar agenda seremonial organisasi.
Momentum tersebut harus menjadi titik awal untuk menghadirkan gagasan, program, dan gerakan baru yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Pelantikan ini tentu bukan hanya menjadi momentum pergantian kepengurusan, tetapi juga menjadi awal untuk menghadirkan semangat dan program-program baru yang memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat Tangerang Selatan,” ujar Benyamin.
Baca Juga:
Posyandu Selada Unjuk Gigi di Lomba Provinsi, Pilar: Kini Jadi Pusat Layanan Terpadu Warga
Ia menilai NU memiliki posisi strategis dalam kehidupan masyarakat Tangsel. Peran NU tidak hanya berkaitan dengan bidang keagamaan, tetapi juga mencakup pendidikan, sosial, pemberdayaan masyarakat hingga pembinaan generasi muda.
Dengan jaringan yang kuat dan kedekatan dengan masyarakat, NU dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi bagian penting dalam memperkuat pembangunan daerah sekaligus menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat Tangerang Selatan.
Pemerintah Tak Bisa Berjalan Sendiri
Benyamin menegaskan pembangunan kota tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Dibutuhkan keterlibatan berbagai unsur masyarakat agar program pembangunan benar-benar mampu menjawab kebutuhan warga.
“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Kita membutuhkan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk NU. Dengan kekuatan jaringan dan kedekatan NU dengan masyarakat, kami berharap sinergi ini dapat terus diperkuat untuk bersama-sama membangun Tangsel,” tegasnya.
Baca Juga:
Komisi III DPRD Tangsel Desak BKAD Tuntaskan Penataan Aset Pengembang, Dinilai Bisa Dongkrak PAD
Pemkot Tangsel Perkuat Keterbukaan Informasi Publik, E-PPID hingga AI Helita Dioptimalkan
Karena itu, Benyamin mendorong PCNU Tangsel di bawah kepengurusan masa khidmat 2026–2031 untuk membangun komunikasi yang semakin intensif dengan Pemerintah Kota Tangerang Selatan serta organisasi dan elemen masyarakat lainnya.
Ia berharap kepengurusan baru PCNU mampu melahirkan berbagai terobosan yang relevan dengan dinamika perkembangan Kota Tangsel.
Program-program tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat kehidupan keagamaan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam bidang pendidikan, sosial, pemberdayaan ekonomi masyarakat dan pembinaan generasi muda.
Dengan kepengurusan baru tersebut, PCNU Kota Tangerang Selatan diharapkan semakin aktif mengambil bagian dalam pembangunan daerah dan tampil sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan masyarakat Tangsel yang semakin maju, harmonis dan sejahtera.
Kalau ingin, saya juga bisa membuatkan �versi judul yang lebih “meledak”, �versi SEO Google, atau �gaya Kabariku/TangselTerkini.
Editor : Agus Irawan











