BANTEN ESKPRES.COM – Gubernur Banten Andra Soni memastikan tingkat inflasi di Provinsi Banten pada Agustus 2026 masih dalam kondisi terkendali.
Meski demikian, pemerintah daerah diminta tetap menjaga daya beli masyarakat dengan memastikan pasokan kebutuhan pokok, terutama beras, tetap tersedia.
Hal itu disampaikan Andra Soni usai mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 secara virtual di Ruang Rapat Rumah Dinas Gubernur Banten, Jalan Brigjen K.H. Syam’un, Kota Serang, Senin (7/9/2026).
“Alhamdulillah, inflasi pada Agustus 2026, baik secara month to month maupun year on year, posisinya masih terjaga,” kata Andra.
Menurutnya, kondisi inflasi yang terkendali perlu dibarengi dengan upaya menjaga daya beli masyarakat. Sebab, konsumsi rumah tangga menjadi salah satu motor utama pertumbuhan ekonomi daerah.
Karena itu, Andra meminta seluruh pihak terkait mengantisipasi potensi gangguan pasokan bahan pokok, khususnya di tengah musim kemarau yang sedang berlangsung.
Baca Juga:
Gelar Uji Emisi 3 Hari, DLH Tangsel Targetkan 400 Mobil Perhari
Lewat Diskominfo, Pemkot Tangsel Resmi Luncurkan GPS Digital Academy Innovation Center
Benyamin Soroti Kebiasaan Remaja Curhat di Dunia Maya: Orang Tua Ada di Rumah, Jangan Diabaikan
Ia secara khusus menyoroti ketersediaan beras di pasaran. Pasalnya, Provinsi Banten saat ini telah memasuki musim tanam ketiga sehingga produksi beras perlu terus dipantau.
“Saat ini Provinsi Banten memasuki musim tanam ketiga. Kami terus memantau produksi beras secara intensif,” ujarnya.
Baca Juga:
Mau Dapat Bantuan Bedah Rumah Tangsel? Ini Syarat dan Kriteria Penerima RUTLH
Disperkimta Tangsel Genjot Pembangunan Jalan dan Saluran Lingkungan di 7 Kecamatan
Pilar Dorong Warga Tangsel Manfaatkan Biopori untuk Kelola Sampah Organik
Andra mengatakan beras merupakan salah satu kebutuhan pokok utama masyarakat. Untuk menjaga keberlangsungan produksi, pemerintah pusat dan daerah telah mengalokasikan anggaran cukup besar sepanjang 2025–2026 untuk memperbaiki jaringan irigasi.
Hingga kini, pembangunan saluran irigasi di Banten telah mencapai 81 kilometer. Perbaikan tersebut turut meningkatkan indeks irigasi dari sebelumnya 52 persen menjadi 62 persen.
Menurut Andra, peningkatan indeks irigasi tersebut menjadi modal penting untuk menjaga ketersediaan air bagi lahan pertanian, terutama saat memasuki musim kemarau.
Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.
“Artinya, pada posisi musim kemarau seperti sekarang, ketersediaan air tetap terjaga. Mudah-mudahan target panen dan produksi beras kita tidak berkurang,” pungkasnya.
Pertajam hubungan inflasi dan beras
Ringkas paragraf tentang irigasi
Gunakan istilah ekonomi berbahasa Indonesia














