Retribusi Sampah Tangsel Minim, Benyamin Ungkap Penyebabnya

- Pewarta

Selasa, 29 September 2026 - 21:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANTEN EKPRES.COM — Minimnya realisasi retribusi sampah di Kota Tangerang Selatan menjadi sorotan DPRD dalam pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2027.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Sorotan tersebut berkaitan dengan rendahnya penerimaan dari sektor persampahan yang sebelumnya diproyeksikan menjadi salah satu sumber pendapatan daerah.

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menjelaskan, proyeksi penerimaan retribusi sampah sebelumnya disusun dengan mempertimbangkan rencana pengoperasian fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik.

Pemkot Tangsel, kata Benyamin, ketika itu mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 35 Tahun 2018 sebagai dasar kebijakan pengolahan sampah menjadi energi listrik.

Dengan asumsi fasilitas tersebut dapat beroperasi pada 2026, pemerintah daerah kemudian memperkirakan adanya penerimaan dari retribusi pelayanan persampahan.

Namun, rencana tersebut berubah setelah Perpres Nomor 35 Tahun 2018 dicabut dan digantikan dengan Perpres Nomor 109.

Perubahan regulasi tersebut berdampak pada belum berjalannya pengolahan sampah menjadi energi listrik sesuai dengan proyeksi awal Pemkot Tangsel.

“Sehingga belum bisa sampah menjadi energi listrik pada tahun ini kita gunakan. Sehingga retribusi belum bisa kami pungut,” kata Benyamin seusai menghadiri sidang paripurna DPRD Kota Tangsel, Senin (28/9/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut membuat target pendapatan daerah dari sektor retribusi sampah harus dikoreksi.
“Karena retribusi itu beda dengan pajak, ada dulu pelayanan pemerintah baru retribusinya dipungut seperti itu,” jelasnya.

Dengan demikian, minimnya realisasi retribusi sampah disebut berkaitan dengan belum tersedianya pelayanan yang menjadi dasar pemungutan retribusi sebagaimana proyeksi awal pemerintah daerah.

Sorotan DPRD terhadap sektor ini sekaligus menempatkan pengelolaan sampah sebagai salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian dalam penyusunan APBD Tangsel 2027, terutama terkait kepastian pelayanan, pengolahan sampah, dan potensi pendapatan daerah.

Penulis : agus irawan

Editor : agus irawan

Berita Terkait

Izin Dipersoalkan, DPRD Kota Tangerang Perintahkan Satpol PP Segel CV Global Jaya CV Global Jaya Disor
Bukan Cuma Scroll! Diskominfo Tangsel Dorong Pemuda Buaran Jadi Kreator Digital
Terobosan Pengobatan Kanker Hati, SIRT Y-90 Tunjukkan Hasil Menggembirakan di Mandaya
Inflasi Banten Terkendali, Andra Soni Pastikan Stok Beras Aman di Musim Kemarau
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Ganggu Sekolah di Tangsel, KBM Dialihkan ke PJJ
Tekan Risiko Banjir dan Longsor, Pemkot Tangsel Bangun Turap 165 Meter di Grand Serpong
Dampingi  Gubernur Banten, Benyamin Targetkan Program CKG Capai 100 Persen
Gelar Uji Emisi 3 Hari, DLH Tangsel Targetkan 400 Mobil Perhari 
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.
BANTEN EKPRES.COM — Minimnya realisasi retribusi sampah di Kota Tangerang Selatan menjadi sorotan DPRD dalam pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2027

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:48 WIB

CCTV+: Forum Respons Cepat atas Pengaduan Publik Digelar di Beijing

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:47 WIB

Malou Oheix dari Prancis Raih Juara Satu pada Kompetisi Vokal Jazz Internasional Herbie Hancock Institute 2026 di Fondation Louis Vuitton

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:27 WIB

CHINT Pamerkan “Prefab Power Pod” di Ajang DCWA 2026, Percepat Pembangunan Pusat Data AI

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:24 WIB

LGMG Pamerkan Teknologi “Ultra-Fast Charging” dan Solusi Energi Terintegrasi untuk Elektrifikasi di Sektor Pertambangan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:19 WIB

FORTHING Perkenalkan Seri TK di Eropa, Buka Babak Baru dalam Ekspansi NEV ke Pasar Global

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:35 WIB

AITO Umumkan Ekspansi ke Pasar Eropa pada 2027 di Ajang Paris Motor Show

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:05 WIB

OJI Group Ekspansi ke Asia Tenggara, Bangun Pabrik Kemasan Aseptik US$110 Juta

Senin, 12 Oktober 2026 - 02:30 WIB

Yude Solar dan SEDAYUSolar Bentuk Joint Venture, Garap Proyek PLTS di Indonesia

Berita Terbaru