Uang Rakyat Menguap di Layar Chromebook: Tiga Eks Stafsus Diduga Mengatur Kajian Pengadaan Laptop

- Pewarta

Selasa, 10 Juni 2025 - 09:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Mendikbud Ristek Nadiem Makarim. (Dok. presidenri.go.id)

Mantan Mendikbud Ristek Nadiem Makarim. (Dok. presidenri.go.id)

JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) mulai Selasa, 10 Juni 2025, memanggil tiga mantan staf khusus Menteri Pendidikan era Nadiem Makarim.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Unntuk diperiksa sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Kemendikbudristek tahun 2019–2022.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Harli Siregar, membenarkan rencana pemeriksaan tersebut kepada media pada Senin, 9 Juni 2025, di Jakarta.

“Rencana mulai besok,” ujar Harli singkat saat menjawab pertanyaan wartawan.

Penyidik dari Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) telah melayangkan surat panggilan kepada ketiga eks stafsus, meski waktu pastinya belum dapat dikonfirmasi.

Dicekal karena Dua Kali Mangkir Pemeriksaan Penyidik

Ketiga mantan staf khusus tersebut berinisial FH, JT, dan IA. Mereka dikenai tindakan pencekalan ke luar negeri oleh Kejagung setelah dua kali tidak memenuhi panggilan pemeriksaan.

“Pencekalan dilakukan agar yang bersangkutan bisa dimintai keterangan,” jelas Harli.

Sebelumnya, penyidik telah melakukan penggeledahan di apartemen milik FH, JT, dan IA pada 21 dan 23 Mei 2025.

Dari penggeledahan itu, disita sejumlah barang bukti elektronik dan dokumen yang diduga berkaitan dengan pengadaan laptop berbasis Chrome OS di Kemendikbudristek.

Pengadaan Chromebook Dipertanyakan dari Aspek Kebutuhan dan Efektivitas

Kejagung menyelidiki dugaan bahwa pengadaan Chromebook senilai Rp9,982 triliun tidak didasarkan pada kebutuhan riil.

Menurut Harli, pada tahun 2019, Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dan Kebudayaan (Pustekom) telah melakukan uji coba terhadap 1.000 unit Chromebook.

Hasilnya menunjukkan ketidakefektifan penggunaan perangkat tersebut dalam mendukung pembelajaran di satuan pendidikan.

“Tim teknis saat itu merekomendasikan sistem operasi Windows,” ungkap Harli.

Namun, rekomendasi itu diganti oleh kajian baru yang justru mengarahkan penggunaan sistem operasi berbasis Chrome.

Penyidik menduga ada intervensi atau pemufakatan jahat yang mengubah kajian teknis agar sesuai dengan keputusan pengadaan yang telah ditentukan sebelumnya.

Total Anggaran Hampir Rp10 Triliun, Diduga Tak Efisien

Dari aspek anggaran, Kejagung mengungkapkan bahwa proyek pengadaan Chromebook menelan dana hingga Rp9,982 triliun selama 2019–2022.

Anggaran tersebut terdiri dari Rp3,582 triliun Dana Satuan Pendidikan (DSP) dan sekitar Rp6,399 triliun Dana Alokasi Khusus (DAK).

Kejagung juga menelusuri keterlibatan lima vendor swasta yang diduga terlibat dalam skema pengadaan, yang kini sedang dalam pemeriksaan lebih lanjut oleh tim Jampidsus.

Menurut informasi yang dihimpun, penyidik mencurigai adanya markup harga, rekayasa spesifikasi teknis, dan pengondisian proses lelang.

Diduga Ada Pengarahan Kajian Teknis dan Kepentingan Tertentu

Kejagung menegaskan bahwa salah satu fokus penyidikan adalah dugaan rekayasa dalam penyusunan kajian teknis.

Penyidik mencurigai ada upaya untuk mengarahkan tim teknis agar membuat kajian yang mendukung penggunaan Chromebook, meski secara fungsi tidak memadai.

“Penggunaan Chromebook bukan kebutuhan mendesak dan telah terbukti tidak efektif,” kata Harli.

Sumber internal di lingkungan Kemendikbudristek mengakui bahwa perubahan mendadak pada dokumen kajian teknis dilakukan tanpa konsultasi menyeluruh dengan para ahli teknologi pendidikan.

Hal ini memperkuat dugaan adanya intervensi dari pihak eksternal atau pejabat non-teknis dalam proses pengadaan.

 Transparansi Pengadaan dan Reformasi Sistem Pendidikan Digital

Kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook menjadi sorotan publik karena besarnya anggaran dan potensi kerugian negara yang ditimbulkan.

Peluang bagi aktivis pers pelajar, pers mahasiswa, dan muda/mudi untuk dilatih menulis berita secara online, dan praktek liputan langsung menjadi jurnalis muda di media ini. Kirim CV dan karya tulis, ke WA Center: 087815557788.

Pengamat kebijakan pendidikan menilai kasus ini sebagai cermin rapuhnya tata kelola proyek digitalisasi pendidikan di Indonesia.

“Kalau pengadaan sampai mendekati Rp10 triliun tapi hasilnya tidak efektif, jelas ini pemborosan,” ujarnya.

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Ia mendesak pemerintah berikutnya melakukan audit menyeluruh terhadap semua program digitalisasi pendidikan, termasuk yang menggunakan sistem operasi tertentu atas dasar non-teknis.

Untuk memperbaiki tata kelola, pemerintah perlu memastikan setiap pengadaan didasarkan pada kajian akademik yang transparan dan terpublikasi.

Investor yang serius bisa mendapatkan 100% kepemilikan media online dengan nama domain super cantik ini. Silahkan ajukan penawaran harganya secara langsung kepada owner media ini lewat WhatsApp: 08557777888.

Kejagung juga diharapkan membuka proses hukum seluas-luasnya, tidak hanya berhenti pada pejabat teknis, tetapi juga menelusuri aktor intelektual di balik kebijakan.

Publik menantikan bagaimana proses hukum terhadap ketiga mantan staf khusus Nadiem Makarim ini dapat mengungkap jaringan kepentingan di balik proyek pengadaan alat teknologi pendidikan.

Selasa, (10/06/2025) menjadi hari penting dalam membuktikan komitmen Kejagung dalam menegakkan hukum secara profesional dan adil.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infotelko.com dan Infoekonomi.com.

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media 23jam.com dan Haiidn.com.

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Hallotangsel.com dan Haisumatera.com.

Untuk mengikuti perkembangan berita nasional, bisinis dan internasional dalam bahasa Inggris, silahkan simak portal berita Indo24hours.com dan 01post.com.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Kami juga melayani Jasa Siaran Pers atau publikasi press release di lebih dari 175an media, silahkan klik Persrilis.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Publikasi Media Mainstream.

Indonesia Media Circle (IMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi: kampanye, pemulihan nama baik, atau kepentingan lainnya.

Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 087815557788.

Dapatkan beragam berita dan informasi terkini dari berbagai portal berita melalui saluran WhatsApp Sapulangit Media Center

Berita Terkait

Ahli Hukum Zuhad Aji Firmantoro : PHPU Bukan Jalan Membuka Kembali Persoalan Pemilu yang Sudah Final
Di-PHK, Jurnalis Ini Berjuang Hidupi Keluarga: Pendidikan Anak Tertunda, Untuk Makan Pun Harus Berutang
Hasanuddin Dorong Panas Bumi Jadi Andalan Energi Bersih Indonesia
Menjelang Dua Tahun Pemerintahan, Pengamat: Wajar Prabowo Evaluasi dan Pertimbangkan Reshuffle Kabinet
Pengamat Intelijen Sri Radjasa Minta Transparansi dan Efisiensi APBN Soal Pengadaan Alutista
Rocky Gerung Soroti Akar Masalah Ekonomi, Sebut Keadilan Sosial Jadi Penentu Nasib Rupiah dan Masa Depan Indonesia
Menteri Jumhur Dorong Hakim Jadi Penjaga Alam, Putusan Tak Cukup Hukum Pelaku tapi Wajib Pulihkan Lingkungan
Harga BBM Non-Subsidi Turun Mulai 1 Agustus 2026, Pertamina Sesuaikan dengan Harga Minyak Dunia
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 13:00 WIB

Hollyland Luncurkan LARK M3: Solusi Audio Nirkabel untuk Kebutuhan Produksi Multi-Person dan Multi-Kamera

Selasa, 22 September 2026 - 09:44 WIB

Huawei Luncurkan Solusi AI Practice LAB (AIPL), Hadirkan Paradigma Baru dalam Pengembangan SDM “Pendidikan + AI”

Selasa, 22 September 2026 - 08:15 WIB

Trinasolar Pasok Panel Surya untuk PLTS 25 MWp Bugallon di Filipina

Selasa, 22 September 2026 - 08:12 WIB

Huawei Luncurkan Arsitektur Komputasi UnifiedBus Terbaru untuk SuperPoD dan Klaster

Selasa, 22 September 2026 - 08:11 WIB

Huawei Luncurkan Solusi Fintelligent AI, Dukung Institusi Keuangan Global Wujudkan “Own Your AI, Own Your Intelligence”

Selasa, 22 September 2026 - 06:06 WIB

Huawei Hadirkan Intelligent WAN Architecture Target bagi ISP

Selasa, 22 September 2026 - 04:18 WIB

Huawei Luncurkan Publikasi “AIFW Technical White Paper” tentang Firewall Upgrade

Selasa, 22 September 2026 - 03:56 WIB

ASMAX Hadirkan Interkom Sepeda Motor dengan Layar di Ajang CIMAMotor 2026

Berita Terbaru