Menjelang Dua Tahun Pemerintahan, Pengamat: Wajar Prabowo Evaluasi dan Pertimbangkan Reshuffle Kabinet

- Pewarta

Selasa, 1 September 2026 - 09:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANTEN EKSPRES.COM – Pengamat politik Arifki Chaniago menilai menjelang dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran merupakan momentum yang wajar bagi Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja kabinet, termasuk membuka opsi reshuffle. Menurutnya, evaluasi diperlukan untuk memastikan pemerintahan berjalan semakin efektif dan program-program prioritas Presiden dapat dieksekusi dengan baik.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

“Evaluasi bukan tanda pemerintahan gagal, tetapi bagian dari upaya memastikan pemerintahan semakin efektif. Dua tahun sudah cukup untuk melihat siapa yang bekerja, siapa yang berlari, dan siapa yang masih sibuk beradaptasi,” kata Arifki, Selasa (1/9/2026).

Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia ini mengatakan berbagai hasil survei dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan Presiden dalam mengevaluasi kinerja kabinet dan tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan. Menurutnya, survei memang bukan satu-satunya ukuran, tetapi persepsi publik penting karena pada akhirnya kinerja pemerintah akan dinilai langsung oleh masyarakat.

“Rapor menteri bukan hanya angka survei. Tetapi survei memberi gambaran bagaimana masyarakat melihat kerja pemerintah,” ujarnya.

Menurut Arifki, dinamika politik dan tuntutan publik bergerak sangat cepat sehingga Presiden membutuhkan menteri yang tidak sekadar menjadi representasi atau bargaining partai koalisi, tetapi juga memiliki kompetensi, kemampuan komunikasi, dan kapasitas eksekusi.

“Menteri hari ini tidak cukup hanya pintar di belakang meja. Menteri harus mampu menjelaskan kepada rakyat apa yang dikerjakan pemerintah dan apa manfaatnya,” katanya.

Ia menegaskan, kinerja menteri memiliki konsekuensi politik langsung terhadap Presiden. Ketika seorang menteri berhasil menjalankan program, keberhasilan tersebut akan memperkuat citra pemerintahan Prabowo. Sebaliknya, kegagalan menteri juga dapat menjadi beban politik bagi Presiden.

“Poin menteri masuk ke Prabowo, tetapi beban menteri juga kembali ke Prabowo. Karena itu, Presiden membutuhkan figur yang memahami visi, prioritas, dan ritme pemerintahannya,” ujar Arifki.

Arifki menilai program-program Prabowo sudah memiliki arah yang cukup jelas. Tantangannya adalah memastikan seluruh jajaran kabinet mampu menerjemahkan arah tersebut secara konsisten menjadi kebijakan dan hasil yang dirasakan masyarakat.

“Programnya bisa bagus, tetapi kalau eksekutornya tidak mampu menerjemahkan, program itu akan kehilangan tenaga,” katanya.

Menurutnya, reshuffle dapat menjadi momentum untuk memperkuat kabinet sekaligus memastikan seluruh menteri memiliki kecepatan dan pemahaman yang sama terhadap agenda pemerintahan.

“Kalau setelah dua tahun masih ada yang belum memahami arah Presiden, pertanyaannya sederhana: kita terus memberi waktu untuk belajar atau mencari pemain yang sejak awal sudah siap bermain?” ujar Arifki.

Arifki menambahkan, reshuffle sebaiknya tidak semata-mata dipandang sebagai bongkar-pasang jabatan atau manuver politik. Presiden perlu memilih menteri berdasarkan kombinasi kinerja, kompetensi, integritas, kemampuan komunikasi, serta penerimaan publik. “Reshuffle jangan hanya bongkar-pasang kursi. Reshuffle harus menjadi upgrade kabinet,” tegasnya.

Memasuki tahun ketiga pemerintahan, Arifki menilai Presiden membutuhkan kabinet yang semakin cepat bekerja, solid, dan mampu mendapatkan kepercayaan publik.

Peluang bagi aktivis pers pelajar, pers mahasiswa, dan muda/mudi untuk dilatih menulis berita secara online, dan praktek liputan langsung menjadi jurnalis muda di media ini. Kirim CV dan karya tulis, ke WA Center: 087815557788.

“Tahun pertama membangun tim, tahun kedua melihat siapa yang benar-benar bekerja, dan tahun ketiga harus menghasilkan. Presiden tidak sekadar membutuhkan orang untuk mengisi kursi, tetapi pemain yang mampu membantu memenangkan pertandingan,” pungkas Arifki.

 

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Berita Terkait

Ahli Hukum Zuhad Aji Firmantoro : PHPU Bukan Jalan Membuka Kembali Persoalan Pemilu yang Sudah Final
Di-PHK, Jurnalis Ini Berjuang Hidupi Keluarga: Pendidikan Anak Tertunda, Untuk Makan Pun Harus Berutang
Hasanuddin Dorong Panas Bumi Jadi Andalan Energi Bersih Indonesia
Pengamat Intelijen Sri Radjasa Minta Transparansi dan Efisiensi APBN Soal Pengadaan Alutista
Rocky Gerung Soroti Akar Masalah Ekonomi, Sebut Keadilan Sosial Jadi Penentu Nasib Rupiah dan Masa Depan Indonesia
Furqan AMC Siap Bidik DPR RI 2029 dari Dapil Jabar XI, PSI Garut Resmikan Kantor Baru
Menteri Jumhur Dorong Hakim Jadi Penjaga Alam, Putusan Tak Cukup Hukum Pelaku tapi Wajib Pulihkan Lingkungan
Harga BBM Non-Subsidi Turun Mulai 1 Agustus 2026, Pertamina Sesuaikan dengan Harga Minyak Dunia
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 07:02 WIB

Generative AI Rambah Dunia Nyata: CATL dan Aramco Ventures Suntik Investasi ke DeepCtrls, Hadirkan AI di Dunia Fisik

Rabu, 16 September 2026 - 06:50 WIB

NOVVA Group Akuisisi Portofolio Energi Terbarukan 3,17 GW dari ABO Energy di Argentina guna Mendukung Infrastruktur AI Global

Rabu, 16 September 2026 - 05:44 WIB

Huawei Bahas Konektivitas Cerdas dan Transformasi AI di Ajang M360 ASEAN 2026

Rabu, 16 September 2026 - 04:00 WIB

RAVEN2 BUKA FRESH START SERVER “ZERO” DENGAN HADIAH “FESTIVAL LEGENDARY”

Selasa, 15 September 2026 - 14:14 WIB

CATL Luncurkan TECTRANS II di Ajang IAA Transportation 2026, Percepat Elektrifikasi Kendaraan Niaga

Selasa, 15 September 2026 - 07:37 WIB

Energi Bersih untuk Semua Orang: BLUETTI dan UN-Habitat Perluas Program Energi Bersih ke Nigeria

Selasa, 15 September 2026 - 07:32 WIB

Shanghai Electric Catat Pertumbuhan Pendapatan 16,6% pada Semester I-2026, Nilai Pesanan Baru Capai RMB 100,39 Miliar

Selasa, 15 September 2026 - 05:00 WIB

KidsTopia Milik Inculab plus Raih Predikat Global “kidSAFE SAFE CERTIFIED” atas Standar Perlindungan Anak di Dunia Maya

Berita Terbaru