BANTEN EKSPRES – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, Banten, menegaskan komitmennya untuk memperkuat pendidikan karakter di seluruh satuan pendidikan wilayahnya melalui pengintegrasian pembelajaran tartil dan tahfiz Al Quran.
Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas, di Serang, Minggu, mengatakan langkah ini diambil Pemkab Serang sebagai strategi utama dalam merespons krisis karakter bangsa serta membekali para siswa dengan integritas, kedisiplinan, dan moralitas yang kokoh.
“Kita sedang menghadapi krisis pendidikan karakter. Karena itu, Pemkab Serang mendorong setiap sekolah memiliki instrumen pembelajaran yang mengedepankan pendidikan karakter. Program tartil dan tahfiz Al Quran menjadi instrumen penting untuk membentuk generasi berakhlak,” katanya.
Ia menegaskan, Pemkab Serang tidak hanya mengukur keberhasilan dunia pendidikan dari capaian akademik semata, melainkan dari sejauh mana sekolah mampu menanamkan nilai-nilai moral yang bermanfaat bagi kehidupan bermasyarakat.
Baca Juga:
Komisi III DPRD Tangsel Desak BKAD Tuntaskan Penataan Aset Pengembang, Dinilai Bisa Dongkrak PAD
Polsek Legok Berhasil Ungkap Kasus Pencurian dengan Kekerasan, Seorang Pelaku Diamankan
Pemkot Tangsel Perkuat Keterbukaan Informasi Publik, E-PPID hingga AI Helita Dioptimalkan
Sebagai bentuk dukungan daerah terhadap inisiatif masyarakat dan lembaga pendidikan, Pemkab Serang menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Bina Insan Kragilan yang konsisten mencetak generasi Qurani melalui Metode Ummi.
“Ikhtiar ini sejalan dengan visi Pemkab Serang untuk melahirkan generasi yang mencintai Al Quran, mengamalkannya, dan meneruskannya ke generasi berikutnya,” ujar Najib saat menghadiri Khotmul Quran dan Imtihan ke-5 bagi 220 siswa SDIT dan SMPIT Bina Insan Kragilan.
Pemkab Serang menekankan pentingnya penguatan sinergi empat pilar yakni pemerintah daerah, lembaga pendidikan, yayasan, dan orang tua guna menciptakan ekosistem belajar yang berkelanjutan hingga ke lingkungan keluarga.
Melalui kemitraan yang solid tersebut, Pemkab Serang optimistis dapat mencetak SDM berkualitas tinggi yang unggul secara akademis sekaligus memiliki fondasi akhlak yang kuat dalam menghadapi tantangan masa depan.










