Rocky Gerung Soroti Akar Masalah Ekonomi, Sebut Keadilan Sosial Jadi Penentu Nasib Rupiah dan Masa Depan Indonesia

- Pewarta

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANTENEKSPRES.COM – Kekhawatiran terhadap kondisi ekonomi nasional kembali menjadi sorotan setelah muncul prediksi nilai tukar rupiah berpotensi melemah hingga berada di kisaran Rp20.000–Rp25.000 per dolar Amerika Serikat apabila berbagai tantangan ekonomi tidak segera diatasi.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Di tengah perdebatan mengenai arah kebijakan ekonomi pemerintah, pengamat politik Rocky Gerung menyampaikan pandangan bahwa persoalan ekonomi Indonesia tidak cukup dipahami hanya melalui angka pertumbuhan, inflasi, atau nilai tukar.

Menurutnya, fondasi utama yang menentukan kekuatan ekonomi nasional adalah terwujudnya keadilan sosial.
“Variabel utama dari ekonomi Indonesia itu adalah keadilan sosial,” kata Rocky saat menjadi narasumber dalam Podcast Hendri Satrio Official, Rabu (5/8/2026).

Menurut Rocky, tujuan utama ilmu ekonomi bukan sekadar mencatat pertumbuhan, melainkan menghadirkan kesejahteraan yang dapat dirasakan masyarakat.

 

Karena itu, seorang pemimpin dinilai harus mampu membangun optimisme melalui kebijakan yang memberikan harapan akan perbaikan kondisi ekonomi.

“Pertanyaannya, bagaimana ilmu ekonomi bisa menghasilkan kebaikan dalam kehidupan ekonomi? Itu sebenarnya tidak perlu teori yang rumit. Moral dari ekonomi menuntut seorang pemimpin menghasilkan harapan bagi perbaikan ekonomi,” ujarnya.

Ia menilai, ketika perbaikan ekonomi tidak berjalan sesuai harapan, persoalannya belum tentu terletak pada kebijakan yang dirancang. Menurut Rocky, keputusan yang diambil tanpa mempertimbangkan seluruh variabel penting berpotensi membuat hasil kebijakan tidak optimal.

“Kalau perbaikan ekonomi itu tidak terlaksana, bukan berarti kebijakannya yang salah, tetapi keputusan diambil tanpa variabel yang lengkap,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Rocky juga menyinggung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

 

Menurutnya, kedua program tersebut memiliki dasar yang baik karena selaras dengan amanat konstitusi untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Namun, ia mengingatkan bahwa keberhasilan sebuah program tidak hanya bergantung pada konsep atau gagasan, melainkan sangat ditentukan oleh kualitas pelaksana di lapangan.

“MBG maupun Koperasi itu bagus sebagai ide karena merupakan perintah konstitusi. Tetapi mengangkat orang untuk menyelenggarakan sesuatu yang ideologis itu susah,” pungkasnya.

Pernyataan Rocky menambah dinamika diskusi publik mengenai tantangan ekonomi nasional di tengah meningkatnya perhatian terhadap stabilitas nilai tukar rupiah dan efektivitas berbagai program pemerintah.

Peluang bagi aktivis pers pelajar, pers mahasiswa, dan muda/mudi untuk dilatih menulis berita secara online, dan praktek liputan langsung menjadi jurnalis muda di media ini. Kirim CV dan karya tulis, ke WA Center: 087815557788.

 

Ia menekankan bahwa kepercayaan publik dan keadilan sosial merupakan faktor penting yang perlu mendapat perhatian dalam setiap kebijakan ekonomi, di samping indikator-indikator ekonomi makro.

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Berita Terkait

Menteri Jumhur Dorong Hakim Jadi Penjaga Alam, Putusan Tak Cukup Hukum Pelaku tapi Wajib Pulihkan Lingkungan
Harga BBM Non-Subsidi Turun Mulai 1 Agustus 2026, Pertamina Sesuaikan dengan Harga Minyak Dunia
Cara Efektif Mengundang Jurnalis Ekonomi Agar Acara Liputan Berhasil
Prabowo–Putin Teken Empat Kerja Sama Strategis Indonesia–Rusia
Sari Roti Masuk Cilegon, Siap Dominasi Pasar Ritel Banten
Pemerintah Segel Dua Pabrik Besi di Serang, Udara Jabodetabek Terancam Racun Logam Berat
Uang Rakyat Menguap di Layar Chromebook: Tiga Eks Stafsus Diduga Mengatur Kajian Pengadaan Laptop
CSA Index Juni 2025 Tunjukkan Respon Positif Pasar Terhadap Buyback Emiten Besar
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:41 WIB

Pilar: Sampah Jadi Prioritas, Lahan Puspem Ditunda Demi Proyek PSEL

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:19 WIB

Andra Soni Tegaskan Komitmen Banten Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Lebih dari 3,3 Juta Warga Sudah Terlayani

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:57 WIB

Polres Tangsel Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal, Kapolres: Anggota Polri Terlibat Akan Ditindak Tegas

Rabu, 5 Agustus 2026 - 06:46 WIB

DPRD Kota Tangerang Putuskan Pemilihan Ketua RW 01 Uwung Jaya Diulang, SK Dibatalkan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 06:21 WIB

Posyandu Selada Unjuk Gigi di Lomba Provinsi, Pilar: Kini Jadi Pusat Layanan Terpadu Warga

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:55 WIB

Pilar: Posyandu Tangsel Kini Jadi Pusat Layanan Terpadu, Dorong Cegah Stunting hingga Tingkatkan Kualitas Hidup Warga

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:29 WIB

Pemkot Tangsel Gencarkan Gerakan Bumil Sehat, Pilar: Kesehatan Ibu Hamil Jadi Kunci Lahirkan Generasi Berkualitas

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:51 WIB

Komisi III DPRD Tangsel Desak BKAD Tuntaskan Penataan Aset Pengembang, Dinilai Bisa Dongkrak PAD

Berita Terbaru