BANTENEKSPRES.COM – Kekhawatiran terhadap kondisi ekonomi nasional kembali menjadi sorotan setelah muncul prediksi nilai tukar rupiah berpotensi melemah hingga berada di kisaran Rp20.000–Rp25.000 per dolar Amerika Serikat apabila berbagai tantangan ekonomi tidak segera diatasi.
Di tengah perdebatan mengenai arah kebijakan ekonomi pemerintah, pengamat politik Rocky Gerung menyampaikan pandangan bahwa persoalan ekonomi Indonesia tidak cukup dipahami hanya melalui angka pertumbuhan, inflasi, atau nilai tukar.
Menurutnya, fondasi utama yang menentukan kekuatan ekonomi nasional adalah terwujudnya keadilan sosial.
“Variabel utama dari ekonomi Indonesia itu adalah keadilan sosial,” kata Rocky saat menjadi narasumber dalam Podcast Hendri Satrio Official, Rabu (5/8/2026).
Menurut Rocky, tujuan utama ilmu ekonomi bukan sekadar mencatat pertumbuhan, melainkan menghadirkan kesejahteraan yang dapat dirasakan masyarakat.
Baca Juga:
Karena itu, seorang pemimpin dinilai harus mampu membangun optimisme melalui kebijakan yang memberikan harapan akan perbaikan kondisi ekonomi.
“Pertanyaannya, bagaimana ilmu ekonomi bisa menghasilkan kebaikan dalam kehidupan ekonomi? Itu sebenarnya tidak perlu teori yang rumit. Moral dari ekonomi menuntut seorang pemimpin menghasilkan harapan bagi perbaikan ekonomi,” ujarnya.
Ia menilai, ketika perbaikan ekonomi tidak berjalan sesuai harapan, persoalannya belum tentu terletak pada kebijakan yang dirancang. Menurut Rocky, keputusan yang diambil tanpa mempertimbangkan seluruh variabel penting berpotensi membuat hasil kebijakan tidak optimal.
“Kalau perbaikan ekonomi itu tidak terlaksana, bukan berarti kebijakannya yang salah, tetapi keputusan diambil tanpa variabel yang lengkap,” katanya.
Baca Juga:
Prabowo–Putin Teken Empat Kerja Sama Strategis Indonesia–Rusia
Sari Roti Masuk Cilegon, Siap Dominasi Pasar Ritel Banten
Pemerintah Segel Dua Pabrik Besi di Serang, Udara Jabodetabek Terancam Racun Logam Berat
Dalam kesempatan tersebut, Rocky juga menyinggung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Menurutnya, kedua program tersebut memiliki dasar yang baik karena selaras dengan amanat konstitusi untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Namun, ia mengingatkan bahwa keberhasilan sebuah program tidak hanya bergantung pada konsep atau gagasan, melainkan sangat ditentukan oleh kualitas pelaksana di lapangan.
Baca Juga:
Uang Rakyat Menguap di Layar Chromebook: Tiga Eks Stafsus Diduga Mengatur Kajian Pengadaan Laptop
CSA Index Juni 2025 Tunjukkan Respon Positif Pasar Terhadap Buyback Emiten Besar
PT Noor Annisa Kemikal Disegel KLHK, Dugaan Limbah Berbahaya Cemari Lingkungan Sekitar
“MBG maupun Koperasi itu bagus sebagai ide karena merupakan perintah konstitusi. Tetapi mengangkat orang untuk menyelenggarakan sesuatu yang ideologis itu susah,” pungkasnya.
Pernyataan Rocky menambah dinamika diskusi publik mengenai tantangan ekonomi nasional di tengah meningkatnya perhatian terhadap stabilitas nilai tukar rupiah dan efektivitas berbagai program pemerintah.
Ia menekankan bahwa kepercayaan publik dan keadilan sosial merupakan faktor penting yang perlu mendapat perhatian dalam setiap kebijakan ekonomi, di samping indikator-indikator ekonomi makro.
Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.












