Xinhua Silk Road: Forum di Jakarta Perkuat Kerja Sama Perpajakan antara Negara-Negara “Belt and Road”

- Pewarta

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEIJING, 15 Oktober 2026 /PRNewswire/ — Ajang 7th Belt and Road Initiative Tax Administration Cooperation Forum (BRITACOF) resmi dibuka pada Selasa lalu di Jakarta, Indonesia, untuk memperkuat kerja sama perpajakan di antara negara-negara yang tergabung dalam program "Belt and Road".

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.


Mengusung tema "Smart Taxation, Shared Prosperity", ajang ini dihadiri lebih dari 300 peserta. Mereka mencakup pimpinan otoritas perpajakan di hampir 40 negara dan wilayah, perwakilan delapan organisasi internasional, serta delegasi perusahaan multinasional dari Tiongkok dan negara lainnya.

Selama tiga hari, peserta akan membahas berbagai isu, mulai dari digitalisasi administrasi perpajakan dan peningkatan layanan bagi wajib pajak hingga penguatan kapasitas melalui kerja sama. Direktorat Jenderal Pajak Indonesia menjadi tuan rumah ajang ini. Agenda acara juga mencakup dialog antara pelaku usaha untuk membahas cara meningkatkan layanan bagi wajib pajak.

Ajang ini juga akan meluncurkan Tax Administration Product Portfolio (TAPP) 2.0, Taxpayer Service Product Portfolio (TSPP) 2.0, serta 2026 Compilation of the Belt and Road Initiative Tax Administration and Taxpayer Service Product Portfolio. Selain itu, pihak penyelenggara akan memperbarui materi pelatihan Belt and Road Initiative Tax Administration Capacity Enhancement Group dan menerbitkan laporan tahunan 2026 Belt and Road Initiative Tax Administration Cooperation Mechanism (BRITACOM).

Upaya tersebut merangkum praktik terbaik dan studi kasus yang dapat menjadi acuan bagi negara-negara "Belt and Road" yang ingin menyelaraskan aturan administrasi perpajakan dan memperkuat pengakuan timbal balik (mutual recognition) atas standar perpajakan. Hasilnya diharapkan membantu peserta memperkuat tata kelola perpajakan sekaligus menciptakan iklim usaha yang lebih kondusif melalui perangkat kerja dan model penerapan yang praktis.

Tiongkok menggagas dan mendirikan BRITACOM pada April 2019. BRITACOM kini memiliki 38 anggota dan 30 pengamat sehingga menjadi salah satu platform multilateral penting untuk kerja sama perpajakan di bawah naungan "Belt and Road Initiative".

Sejak BRITACOM terbentuk, para anggotanya telah mencapai sejumlah kesepakatan dan mencatat kemajuan dalam meningkatkan kepastian perpajakan, mempercepat digitalisasi administrasi perpajakan, memperbaiki iklim usaha terkait perpajakan, serta memperkuat kapasitas otoritas perpajakan.

Enam forum BRITACOF sebelumnya diselenggarakan di Tiongkok, Kazakhstan secara daring, Aljazair, Georgia, Daerah Administratif Khusus Hong Kong, Tiongkok, dan Nepal.

Tautan Artikel: https://en.imsilkroad.com/p/352544.html

Berita Terkait

Global Government AI CITY Innovation Summit Berlangsung dengan Sukses
Setelah Raih Investasi dari Midea Group, Jodell Luncurkan Rangkaian Produk Robot Industri Berbasis “Embodied Intelligence” di Ajang CIIF
Sunlife perkenalkan merek global baru
Shanghai Electric Pamerkan 19 Solusi Terintegrasi, Dorong Inovasi Industri di Ajang CIIF 2026
Dorong Perubahan Nilai Tambah Jaringan Telekomunikasi guna Wujudkan Pertumbuhan Baru pada Era AI
Dari “dua pameran yang digelar berdampingan” menuju “integrasi satu rantai” Peningkatan Layanan Terpadu Sektor Hijau untuk Kawasan Perdagangan Bebas Versi 3.0
Huawei Hadirkan OTN Generasi Baru untuk Jaringan Optik Berbasis AIDC
CCTV+: Lokakarya Teknologi yang Ramah Lingkungan untuk Pengendalian Hama dan Penyakit Jagung di DAS Lancang-Mekong Digelar di Hanoi, Vietnam
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:27 WIB

New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:01 WIB

New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital

Minggu, 27 September 2026 - 16:34 WIB

SapuLangit Media Center Perluas Distribusi Siaran Pers ke Lebih dari 200 Media Online untuk Manajemen Reputasi,ć

Senin, 14 September 2026 - 09:18 WIB

Kecepatan Tayang Jadi Solusi Distribusi Press Release di Platform Media Sosial, Siarannews.com Gandeng NMN

Minggu, 13 September 2026 - 19:51 WIB

Bangun Kepercayaan Konsumen Lewat Kualitas Pembangunan, Haji Imam: PT Sri Jaya Mukti Mandiri Bukan Sekadar Membangun Gedung

Kamis, 10 September 2026 - 16:17 WIB

Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca

Kamis, 10 September 2026 - 15:37 WIB

Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca

Kamis, 10 September 2026 - 15:05 WIB

Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca

Berita Terbaru

Pers Rilis

Sunlife perkenalkan merek global baru

Sabtu, 17 Okt 2026 - 02:18 WIB