Dorong Revolusi Pangan Global, Teknologi “Food Processing” Jepang Tampil di Panggung Dunia

- Pewarta

Kamis, 30 April 2026 - 04:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOOMA JAPAN 2026 Menampilkan Solusi Generasi Baru yang Membangun Masa Depan Industri Food Processing dan Standar Mutu Global.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

TOKYO, 30 April 2026 /PRNewswire/ — Japan Food Machinery Manufacturers’ Association (FOOMA) akan menggelar FOOMA JAPAN 2026, salah satu pameran food processing terbesar di dunia, pada 2–5 Juni 2026 di Tokyo Big Sight. Dengan tema "The Shift is On", ajang ini akan menghadirkan 1.025 peserta pameran dan menampilkan lebih dari 7.000 produk sehingga menyajikan gambaran konkret tentang masa depan industri pangan. FOOMA JAPAN 2026 juga akan mencakup "Innovation Program" yang berfokus pada otomatisasi, transformasi digital (DX), dan robotika.

FOOMA JAPAN 2026
FOOMA JAPAN 2026

Meski masakan Jepang semakin populer di dunia, cita rasa dan kualitas autentik masih menjadi tantangan besar bagi produsen makanan internasional. Teknologi food processing Jepang menawarkan solusi untuk isu tersebut, sebab mampu menangani produksi dengan variasi tinggi dan volume rendah, tanpa mengorbankan tekstur halus maupun tampilan sajian. Selain memberikan nilai tambah jangka panjang dengan meningkatkan keamanan pangan, teknologi ini juga mengoptimalkan hasil produksi dan stabilitas operasional melalui otomatisasi yang menghemat tenaga kerja. Penerapan sistem ini pun kian pesat di pasar Asia. Berkat peralatan otomatis asal Jepang, produsen makanan lokal dan pelaku industri jasa boga dapat menghemat tenaga kerja dan menjaga standar kualitas sehingga mampu meningkatkan kapasitas produksi tanpa mengabaikan mutu ala Jepang.

Tentang FOOMA JAPAN 2026 

Mencakup 21 kategori, pameran ini menghadirkan rangkaian teknologi lengkap yang dibutuhkan fasilitas food processing modern. Beberapa di antaranya, mesin khusus khas Jepang—seperti mesin pembuat sushi dan onigiri, serta sistem perakitan bento—hingga teknologi pembekuan canggih dan sistem deteksi benda asing berbasiskan AI yang meningkatkan efisiensi tenaga kerja.

Perusahaan terkemuka asal Asia juga berpartisipasi termasuk produsen mesin camilan asal Taiwan (beroperasi di lebih dari 65 negara), perusahaan agrikultur dan daging asal Korea Selatan (beroperasi di lebih dari 100 negara), serta produsen sistem pembuatan es krim asal India. Didukung keunggulan precision engineering Jepang, peserta pameran FOOMA JAPAN 2026 menghadirkan solusi mutakhir yang menjawab tantangan industri food processing global.

Desk informasi global, serta peta peserta pameran yang berorientasi ekspor tersedia bagi pengunjung internasional.

FOOMA JAPAN 2026
FOOMA JAPAN 2026

Informasi umum

FOOMA JAPAN 2026 menampilkan teknologi penting yang membuat kuliner Jepang mendunia, serta mengundang pelaku industri dari seluruh dunia untuk mengeksplorasi inovasi terkini di sektor ini.

Berita Terkait

OJI Group Ekspansi ke Asia Tenggara, Bangun Pabrik Kemasan Aseptik US$110 Juta
Yude Solar dan SEDAYUSolar Bentuk Joint Venture, Garap Proyek PLTS di Indonesia
3TREES Quality Home Technology Experience Center Tampilkan Inovasi Teknologi Hijau kepada Audiens Global
Xinhua Silk Road: Serial Animasi AI Populer Angkat Warisan Maritim Guangxi dan Hidupkan Karya Sastra Lokal
Hisense Hadirkan AI Companion Suite, Wujudkan Konsep “Social Kitchen”
Chelsea FC Umumkan Kemitraan Global Terbaru dengan GAC
New Asia Forum Bidik Investasi US$30 Miliar untuk “New Asia” Lewat Edisi Perdana di Bali
Festival Paus Ulsan Ke-30 Rayakan Hari Jadi Bersejarah, Angkat Transformasi Jangsaengpo Menjadi Destinasi Ekowisata Unggulan
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik

Jumat, 11 September 2026 - 10:43 WIB

Ahli Hukum Zuhad Aji Firmantoro : PHPU Bukan Jalan Membuka Kembali Persoalan Pemilu yang Sudah Final

Jumat, 4 September 2026 - 00:02 WIB

Di-PHK, Jurnalis Ini Berjuang Hidupi Keluarga: Pendidikan Anak Tertunda, Untuk Makan Pun Harus Berutang

Selasa, 1 September 2026 - 09:20 WIB

Hasanuddin Dorong Panas Bumi Jadi Andalan Energi Bersih Indonesia

Selasa, 1 September 2026 - 09:14 WIB

Menjelang Dua Tahun Pemerintahan, Pengamat: Wajar Prabowo Evaluasi dan Pertimbangkan Reshuffle Kabinet

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:32 WIB

Pengamat Intelijen Sri Radjasa Minta Transparansi dan Efisiensi APBN Soal Pengadaan Alutista

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:36 WIB

Rocky Gerung Soroti Akar Masalah Ekonomi, Sebut Keadilan Sosial Jadi Penentu Nasib Rupiah dan Masa Depan Indonesia

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:07 WIB

Menteri Jumhur Dorong Hakim Jadi Penjaga Alam, Putusan Tak Cukup Hukum Pelaku tapi Wajib Pulihkan Lingkungan

Berita Terbaru