Asian Beach Games ke-6 di Sanya Resmi Berakhir, Tim China Menempati Posisi Teratas Klasemen Medali

- Pewarta

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANYA, Tiongkok, 1 Mei 2026 /PRNewswire/ — Pada 30 April siang, final bola tangan pantai putri dalam Asian Beach Games ke-6 digelar di arena pertandingan Tianya Haijiao. Tim Vietnam mengalahkan tim China melalui adu penalti untuk meraih medali emas terakhir dalam ajang ini, sementara tim China meraih medali perak. Dengan demikian, seluruh rangkaian pertandingan yang mencakup 14 cabang olahraga utama, 15 sub-cabang, dan 62 nomor pertandingan secara resmi berakhir. Kontingen China meraih total 24 medali emas, 18 medali perak, dan 13 medali perunggu, sekaligus menempati posisi teratas klasemen medali.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Pada 29 April, tim China sebagai juara tampil dalam upacara penyerahan medali. Foto: Guo Cheng/Xinhua
Pada 29 April, tim China sebagai juara tampil dalam upacara penyerahan medali. Foto: Guo Cheng/Xinhua

Asian Beach Games di Sanya merupakan kali kedua China menjadi tuan rumah ajang ini, sekaligus menjadi ajang olahraga internasional berskala besar pertama yang digelar setelah operasional penuh kawasan Pelabuhan Perdagangan Bebas Hainan. Wakil Ketua sekaligus Sekretaris Jenderal Kontingen Olahraga China, Zhang Xin, menyatakan, "Perolehan medali emas kontingen China menunjukkan terobosan di berbagai cabang dan berkembang secara menyeluruh, yang paling menggembirakannya adalah sejumlah cabang berhasil mencatatkan pencapaian bersejarah." Salah satu yang menonjol, atlet muda panjat tebing Zhao Yicheng memecahkan rekor dunia nomor speed putra dengan catatan waktu 4,58 detik. Selain itu, sejumlah nomor pertandingan juga mencatatkan rekor baru ajang ini, sementara cabang aquathlon dan renang perairan terbuka berhasil menyapu bersih seluruh medali emas.

Penyelenggaraan ajang ini juga mendapat pengakuan yang tinggi. Dalam konferensi pers penutupan yang digelar pada 29 April, Direktur Jenderal Dewan Olimpiade Asia, Husain Al-Musallam, memuji ajang ini sebagai contoh penyelenggaraan yang ramah lingkungan, aman, sederhana, dan berbasis digital. Ia juga menyatakan bahwa seluruh kontingen merasakan secara langsung keramahan dan daya tarik Sanya.

Bagi tuan rumah Sanya dan Provinsi Hainan, "lonjakan" kunjungan selama ajang ini mulai bertransformasi menjadi "pertumbuhan" ekonomi. Rangkaian pertandingan yang menarik juga mendorong peningkatan konsumsi di berbagai sektor, mulai dari pariwisata, akomodasi, kuliner, industri kreatif, hingga belanja bebas bea. Visi "Menggelar satu ajang untuk menggerakkan berbagai sektor usaha serta memberi manfaat bagi masyarakat luas", kini mulai menjadi nyata.

 Asian Beach Games di Sanya segera berakhir, namun babak baru perkembangan olahraga pantai di China baru saja dimulai. Jejak yang ditinggalkan para atlet Asian Beach Games diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk terjun ke dunia olahraga pantai yang penuh daya tarik ini.

 

Berita Terkait

OJI Group Ekspansi ke Asia Tenggara, Bangun Pabrik Kemasan Aseptik US$110 Juta
Yude Solar dan SEDAYUSolar Bentuk Joint Venture, Garap Proyek PLTS di Indonesia
3TREES Quality Home Technology Experience Center Tampilkan Inovasi Teknologi Hijau kepada Audiens Global
Xinhua Silk Road: Serial Animasi AI Populer Angkat Warisan Maritim Guangxi dan Hidupkan Karya Sastra Lokal
Hisense Hadirkan AI Companion Suite, Wujudkan Konsep “Social Kitchen”
Chelsea FC Umumkan Kemitraan Global Terbaru dengan GAC
New Asia Forum Bidik Investasi US$30 Miliar untuk “New Asia” Lewat Edisi Perdana di Bali
Festival Paus Ulsan Ke-30 Rayakan Hari Jadi Bersejarah, Angkat Transformasi Jangsaengpo Menjadi Destinasi Ekowisata Unggulan
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik

Jumat, 11 September 2026 - 10:43 WIB

Ahli Hukum Zuhad Aji Firmantoro : PHPU Bukan Jalan Membuka Kembali Persoalan Pemilu yang Sudah Final

Jumat, 4 September 2026 - 00:02 WIB

Di-PHK, Jurnalis Ini Berjuang Hidupi Keluarga: Pendidikan Anak Tertunda, Untuk Makan Pun Harus Berutang

Selasa, 1 September 2026 - 09:20 WIB

Hasanuddin Dorong Panas Bumi Jadi Andalan Energi Bersih Indonesia

Selasa, 1 September 2026 - 09:14 WIB

Menjelang Dua Tahun Pemerintahan, Pengamat: Wajar Prabowo Evaluasi dan Pertimbangkan Reshuffle Kabinet

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:32 WIB

Pengamat Intelijen Sri Radjasa Minta Transparansi dan Efisiensi APBN Soal Pengadaan Alutista

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:36 WIB

Rocky Gerung Soroti Akar Masalah Ekonomi, Sebut Keadilan Sosial Jadi Penentu Nasib Rupiah dan Masa Depan Indonesia

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:07 WIB

Menteri Jumhur Dorong Hakim Jadi Penjaga Alam, Putusan Tak Cukup Hukum Pelaku tapi Wajib Pulihkan Lingkungan

Berita Terbaru